Saturday, March 29, 2008

Apakah aku mencintaimu.....

Baru saja aku terbangun dari tidurku ketika perasaan untuk hadirnya dirimu kembali merasuk dadaku. Setiap pagi itu terus terjadi dan setiap kali aku harus menyadari begitu jauh engkau untuk ku raih.

Pagi ini pun kerinduan itu masih saja mengunjungiku. Ketika mata ini terbuka, lalu semua organ tubuhku mulai terasa lagi dan otak ku mulai melakukan tugasnya untuk mengingat apa yang harus dilakukan oleh tubuh ku hari ini, tanpa permisi, dia masuk duluan. Masuk kedalam hatiku. Sebelum ingatan apapun mulai kembali. dan lagi, kepedihan dari sebuah kerinduan menyiksa.

berkali-kali aku mencoba lari. Mencoba menyangkal hatiku. Mencoba menolak rasa ini. Namun, tak satu kali pun aku berhasil melupakanmu. Aku Bingung. Karena, untuk membayangkan tubuhmu, melukiskan wajahmu adalah hal yang sulit buatku. Namun rasa sakit mengingat suaramu, semua cerita yang pernah kau ceritakan,Segala isi dari perasaan, pemikiran yang kau punya, selalu saja mengalahkan semua sakit yang pernah kurasa.

Berat nafasku terengah-engah, sesak hatiku menyapa rasa, lelah jantungku berusaha terus berdetak, hingga terluka darahku yang mengalir saat kerinduan akan engkau kembali menyesap. Perintah yang di berikan otakku sangat jelas. Hatiku terlalu kuat melawan. Harapan pun mulai menipis, namun hatiku tak pernah perduli.

Gambar-gambar dirimu tak pernah bisa mengalahkan semua kerinduan untuk hadirmu. Tak pernah kurasa rindu yang begitu hebat untuk seorang yang begitu terkendali. Apakah ini sebuah perubahan atasku? Slama hidupku aku hanya memilih gadis-gadis yang nakal. Wanita yang bebas, wanita-wanita yang tak mau terikat norma-norma agama, norma-norma sosial. Lalu kenapa hatiku memilihmu sekarang? Kenapa dia merasakan kedamaian saat mendekati wanita sepertimu? Wanita yang jauh berbeda dengan pola yang kumiliki selama ini.

Agama adalah nafasmu, kesucian adalah darahmu, Lalu kepatuhan adalah engkau. Kenapa engkau!!?? Dalam diriku, agama adalah rantaiku. rantai yang tak pernah ku pakai. Dekatnya diriku dengan sang pencipta adalah agamaku. Kebebasan adalah nafasku, ketelanjangan adalah darahku, dan pemberontakan adalah diriku. Kenapa harus engkau!!?? kenapa semua nafsuku sirna dihadap mu!??

Dan aku berfikir, Apakah aku mencintaimu?! saat aku tahu bila bersamamu kebebasanku akan selalu berperang, ketelanjanganku akan membuatmu membenciku...

No comments: